302 Mahasiswa Baru IHDN Denpasar Ikuti "Mahasisya Upanayana"

Denpasar - Wakil Rektor I Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Dr. I Gede Suwindia, S.Ag., M.A. mewakili Rektor IHDN Denpasar secara resmi membuka kegiatan Mahasisya Upanayana untuk mahasiswa baru tahun akademik 2015/2016 di Auditorium Kampus IHDN Jalan Ratna Denpasar, Selasa (25/8) kemarin. Kegiatan yang diikuti 302 orang mahasiswa baru dari tiga fakultas yang tersebar di tiga kampus (Kampus Denpasar, Bangli dan Singaraja) ini berlangsung selama lima hari.

Ketua Panitia Mahasisya Upanayana I Nyoman Palentin Pradnyana didampingi Presiden BEM IHDN Denpasar Cahya Aryadiputra menyatakan pihaknya bertekad mengemas kegiatan ini bebas dari aksi perpeloncoan. Fokus utama kegiatan ditumpukan kepada pengenalan proses pendidikan yang berlangsung di IHDN Denpasar dan pengenalan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) termasuk mengakrabkan mahasiswa baru dengan para senior dan dosen serta civitas akademika lainnya. "Rangkaian kegiatan Mahasisya Upanayana yang diikuti 302 mahasiswa Fakultas Dharma Acarya, Dharma Duta dan Brahma Widya ini diakhiri dengan prosesi pewintenan yang dilaksanakan 29 Agustus 2015 mendatang. Selain itu, seluruh peserta Mahasisya Upanayana ini juga dijadwalkan mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat yang rencananya dilaksanakan di Kabupaten Buleleng 6 September 2015," katanya memaparkan.

Sementara itu, Wakil Rektor I IHDN Denpasar Dr. I Gede Suwindia, S.Ag., M.A. mengingatkan seluruh panitia agar pelaksanaan kegiatan Mahasisya Upanayana di IHDN Denpasar bebas segala aksi perpeloncoan. Sebagai masyarakat ilmiah, kegiatan Mahasisya Upanayana harus diisi dengan kegiatan-kegiatan bernuansa akademis dan benar-benar difungsikan untuk memperkenalkan mahasiswa baru dengan proses pendidikan yang berlangsung di IHDN Denpasar dengan tetap mengedepankan hakekat Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

"Saya berharap kegiatan Mahasisya Upanayana ini berpegang teguh pada kaedah Tri Dharma Perguruan Tinggi tersebut. Jangan sampai ada kegiatan-kegiatan di luar itu. Jangan ada perpeloncoan, jangan mewariskan perilaku-perilaku mencela, membodoh-bodohi maupun membuly karena semua itu hanya akan melahirkan generasi yang rendah diri. Kedepankanlah kegiatan-kegiatan yang bersifat memotivasi sehingga seluruh mahasiswa baru termotivasi untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai seorang mahasiswa dengan sebaik-baiknya," katanya mengingatkan.

Suwindia menambahkan, Mahasisya Upanayana juga bisa difungsikan sebagai media memperkenalkan mahasiswa baru kepada dosen dan seluruh staf agar terjalin hubungan sangat baik demi suksesnya pendidikan. Hubungan guru dan murid, seperti layaknya hubungan bapak-anak yang dilandasi kasih sayang, penghargaan dan persaudaraan. Begitu pula pengenalan kepada para senior dilandasi rasa kekeluargaan dan persaudaraan serta dilandasi dengan rasa toleransi satu sama lain, saling menghormati dan saling memotivasi untuk bersama-sama mencapai kesuksesan selama mengikuti pendidikan di IHDN Denpasar.

Sumber: Koran Bali Post, Rabu Paing, 26 Agustus 2015