
Denpasar - Fakultas Kesehatan Universitas Hindu Indonesia (F-Kes Unhi), Program Studi Kesehatan Ayurweda, menggelar Workshop Peningkatan Kompetensi Penyiapan Dokumen Akreditasi pada Perguruan Tinggi Hindu Swasta Tahun 2015, di Hotel Puri Nusa Indah, Denpasar, Selasa (15/12) kemarin.
Workshop yang pendanaannya bersumber dari bantuan Kemenag RI, diikuti civitas akademika F-Kes Unhi, menghadirkan dua narasumber yaitu Prof. Dr. dr. Suryani As'ad Armyn, Sp.GK. (K) dari Universitas Hasanudin Makassar dan Guru Besar Unhi Prof. Dr. Ida Ayu Yadnyawati, M.Pd., dipandu Wakil Rektor III Unhi Dr. Ir. Euis Dewi Yuliana, M.Si. Tampak juga hadir dosen Ayurweda dari India Dr. Abhisek J. Joshi dan Aparna K, Ph.D.
Dekan F-Kes Unhi Ir. Nyoman Prastika, M.Si. didampingi Wakil Dekan Ni Luh Gede Sudaryati, S.Si., M.Si. dan Ketua Panitia Sang Ayu Made Yuliari, S.Ag., M.Si. menyampaikan, workshop ini digelar bertujuan untuk meningkatkan kompetensi civitas akademika F-Kes Unhi dalam menyiapkan dokumentasi akreditasi. Dengan demikian, Prodi Kesehatan Ayurweda F-Kes Unhi yang sebelumnya telah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nilai B, ke depannya bisa meningkat menjadi A.
Bagi Fakultas Kesehatan Ayurweda, kata Prastika, kegiatan ini memiliki arti penting dalam upaya memantapkan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga F-Kes mampu meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan bidang kesehatan, khususnya Ayurweda. "Melalui workshop peningkatan kompetensi penyiapan dokumen akreditasi ini, F-Kes Unhi mampu meningkatkan nilai akreditasinya. Prodi Kesehatan Ayurweda sudah terakreditasi B, ke depan kami harapkan nilainya bisa meningkat," ujar Prastika.
Sebelumnya, F-Kes Unhi juga menggelar Workshop "Peningkatan Kompetensi Pengelolaan Jurnal Terakreditasi", dengan menghadirkan dua narasumber yaitu Prof. Ir. Wasmen Manalu, Ph.D. dari IPB dan Dr. Drh. I Wayan Batan, M.S. dari Unud.
Juga Workshop "Peningkatan Kompetensi Metodelogi Peneli¬tian Agama dan Budaya pada Perguruan Tinggi Hindu Swasta Tahun 2015", yang pendanaannya juga bantuan dari Kemenag RI, menghadirkan narasumber Prof. Drs. I Ketut Subagiasta, M.Si., D.Phil. dari STAHN-TP Pa-langkaraya dan Prof. Drs. Dewa Komang Tantra, M.Sc, Ph.D., Guru Besar Undiksha Singaraja.
Sumber: Koran Bali Post, Rabu Wage 16 Desember 2015