PHDI Kab. Keerom Gelar Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Caka 1938


(Dharma Santhi Kabupaten Keerom)

Keerom — Sebagai kelanjutan rangkaian hari raya Nyepi tahun baru Caka 1938, PHDI Kabupaten Keerom melaksanakan Dharma Shanti tingkat kabupaten bertempat di Pura Agung Masceti Arso IV, Minggu (20/3/2016). Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Keerom, Staf Ahli Bupati, Staf Bimas Hindu Provinsi Papua, PHDI dan WHDI Provinsi Papua, PHDI dan WHDI Kota Jayapura, PHDI dan WHDI Kabupaten Keerom, Danramil, kepala distrik, kepala suku, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dharma Shanti Nyepi Kabupaten Keerom mengusung tema “Keberagaman Perekat Persatuan: Aktualisasi Kebhinekaan untuk Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama Menuju Kabupaten Keerom yang Aman, Mandiri, dan Sejahtera”.

Didik Widya Putra, SE.,M.M dalam dharma wacananya menegaskan bahwa Nyepi agar dijadikan momentum bagi umat Hindu untuk mengintropeksi diri sehingga dapat menuju di jalan yang benar. “Nyepi dirayakan dengan kembali melihat diri dengan pandangan yang jernih dan daya nalar yang tinggi. Dengan hal tersebut akan dapat melahirkan sikap untuk mengoreksi diri dengan melepaskan segala sesuatu yang tidak baik dan memulai hidup suci, hening menuju jalan yang benar” acap Staf Bimas Hindu Provinsi Papua.

Ia juga mengajak seluruh umat Hindu tentang pentingnya memahami kerukunan guna memperkokoh persatuan dan kesaatuan di Nusantara khususnya di tanah Papua. “Sesuai tema hari raya Nyepi mengamanatkan bagi umat Hindu tentang pentingnya kerukunan dan menumbuhkembangkan kesadaran kita, bahwa meskipun terdapat perbedaan di antara sesama umat manusia, namun perbedaan itu bukanlah untuk dipertentangkan melainkan dijadikan tali perekat untuk mengabadikan persatuan dan kesatuan di bumi Nusantara yang kita cintai ini khususnya di tanah Papua” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh I Komang Alit Wardana, SE.,M.M selaku Ketua PHDI Provinsi Papua. “Saya mengajak seluruh umat Hindu untuk menciptakan dan meningkatkan persatuan serta kesatuan. Mari terus kita tumbuhkan harmoni dan toleransi menjadi pondasi dalam kehidupan bermasyarakat sesuai dengan falsafah Pancasila” pungkasnya saat mengakhiri sambutannya.

M. Markum, SH., M.M dalam sambutannya mengucapkan terimaksih kepada seluruh umat Hindu yang selama ini sudah banyak berkontribusi terhadap program pemerintahan. “ Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada umat Hindu di Keerom yang sudah banyak memberikan kontribusi mensukseskan program pemerintah terutama dalam pemilihan kepala daerah tahun 2015 kemarin sehingga kami bisa terpilih untuk memerintah sampai lima tahun kedepan” jelasnya.

Dalam acara tersebut juga diserahkan bantuan dari PHDI Provinsi Papua sebesar Rp. 5.000.000,- dan Bupati-Wakil Bupati Keerom sebesar Rp 75.000.000,. Dan gong ½ barung sebesar Rp. 125.000.000.

Sumber: papua.kemenag.go.id