UNHI Gelar Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru

Memasuki tahun ajaran 2015 penerimaan mahasiswa baru tidak hanya dilakukan oleh perguruan tinggi negeri, namun mulai juga dilakukan oleh perguruan tinggi swasta, Universitas Hindu Indonesia (Unhi). Seleksi penerimaan mahasiswa ini diikuti oleh ratusan lulusan SMA/SMK dari berbagai daerah. Seleksi penerimaan mahasiswa baru Unhi dilaksanakan dengan sangat ketat, hal ini didasarkan atas pemikiran untuk mendapatkan calon mahasiswa baru yang lebih, berkualitas sesuai tuntutan sistem penjaminan mutu yang sudah ditetapkan Unhi. Seleksi penerimaan mahasiswa baru ini dilaksanakan lebih awal bila dibandingkan dengan perguruan tinggi (PT) yang yang ada di Bali, boleh dikatakan penerimaan tahap pertama ini merupakan PMDK Unhi.

Rektor Universitas Hindu Indonesia Dr. Ida Bagus Dharmika, M.A. mengungkapkan, jumlah mahasiswa yang direkrut pada gelombang pertama ini sebanyak 594 orang tersebar di enam fakultas yaitu ada Fakultas Teknik, Fakultas Ekonomi, Fakulktas MIPA, Fakultas Kesehatan (Ayurweda), Fakultas Pendidikan Agama dan Kebudayaan dan Fakultas Pendidikan Agama dan Seni dan tersebar 10 prodi pada program S-1 yang direkrut hari ini. "Jumlah mahasiswa yang mendaftar makin meningkat. Kalau tahun lalu sekitar 450-an pada gelombang pertama, tetapi tahun ini sudah mencapai 594 orang. Jadi ada peningkatan sekitar 150 calon mahasiswa yang mendaftar," ujarnya.

Dari rekrutmen pendaftaran yang dimonitor, Fakultas Ekonomi masih mendominasi yaitu di program manajemen dan akuntansi. Selain itu, Fakultas Teknik Jurusan Teknik Sipil dan Fakultas Pendidikan Agama dan Seni juga menjadi idola di Kampus Unhi ini. Selain itu, dikatakan pula, ada beberapa program studi seperti Prodi Hukum Agama dan Pendidikan Seni Rupa masih kurang sehingga akan diprioritaskan pada gelombang kedua untuk mendapatkan beasiswa di kampus Unhi ini. Universitas Hindu Indonesia ini memberikan beberapa jenis beasiswa di antaranya beasiswa PPA dari Kopertis-Dikti, beasiswa BBM dari Kopertis-Dikti, beasiswa BP-PPA dari Dikti, beasiswa bebas SPP dari Unhi (yang diberikan setelah mahasiswa duduk di semester IV), beasiswa Bidikmisi dari Kopertis-Dikti, beasiswa dari BNI Denpasar serta beasiswa dari pemerintah daerah maupun instansi lainnya yang tidak mengikat. Khusus beasiswa bebas SPP diberikan kepada mahasiswa baru (S-l) pada Fakultas Ilmu Agama dan Kebudayaan, Fakultas Ekonomi, Fakultas MIPA, Fakultas Kesehatan (Ayurweda), Fakultas Pendidikan Agama dan Seni, dan Fakultas Teknik.

Acara seleksi yang dimulai pada pukul 09.00 seluruh calon mahasiswa nampak antusias mengikuti acara yang bergengsi ini, meskipun perguruan tinggi swasta tak mengurangi antusias mereka. Perkuliahan dimulai pada bulan Agustus dan mahasiswa akan melewati masa orientasi yang bernama ma-hasisya upanayana. "Kita mengharapkan kualitas output kita nanti lebih bagus dan berkualitas karena tantangan kita ke depan makin berat, terutama menghadapi MEA dan persaingan global," ungkapnya.

Unhi sudah menyiapkan kurikulum yang diperbarui dan menerapkan Kurikulum KKNI dan nantinya ijazah pula mahasiswa tersebut mendapat SKPI dengan dwibahasa (bahasa Indonesia dan Inggris). Ini dimaksudkan agar para alumni nanti siap bersaing di dunia global dan siap menghadapi MEA. Nantinya juga para mahasiswa akan mendapatkan sertfikat bahasa Inggris, sehingga lulusan Unhi mampu bersaing dengan lulusan universitas dari negara-negara lain.

Suorce: Koran Bali Post, Minggu Kliwon, 31 Mei 2015