Dirjen Bimas Hindu Resmikan Pasraman Sutasoma


(Dirjen Bimas Hindu Prof. Drs. I Ketut Wydnya.MA., M.Phil.,Ph.D saat meresmikan Pasraman Sutasoma)

Nabire - Masyarakat Kabupaten Nabire boleh berbangga diri karena mampu memelihara kehidupan kerukunan umat beragama. Hal terbukti dengan berdirinya satu sekolah formal umat Hindu berpola asrama setingkat SD yang baru saja diresmikan oleh Dirjen Bimas Hindu, Prof. Drs. I Ketut Wydnya.MA., M.Phil.,Ph.D. (25/2/2016).

Gedung Adi Widya Pasraman Sutasoma, Nabire yang didirikan oleh Yayasan Subhatama Dharma (Yashoda) Papua, selain merupakan inisiatif dari umat Hindu yang berdomisili di Provinsi Papua, juga didukung dengan hasil kajian ilmiah dari Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Dharma Nusantara Jakarta yang meliputi beberapa aspek pendukung diantaranya; adanya dukungan dari masyarakat, dukungangan dari Bimas Hindu Kementerian Agama dan PHDI serta dukungan dari pemerintah setempat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Reiki Lumentah, S.Pd.K yang turut hadir dalam peresmian ini mengakui bahwa kehadiran umat Hindu di Kabupaten Nabire yang berjumlah kurang lebih 525 jiwa sekalipun sedikit namun keberadaannya di kabupaten ini telah ada sejak puluhan tahun lalu.

“Kehadiran umat Hindu melengkapi keragaman umat di Kabupaten Nabire yang dianut oleh lima golongan agama yang ada yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu dan Budha. Dengan kehadiran umat Hindu, ikut memperkaya budaya dan seni di Kabupaten Nabire.” Ujarnya.

Dalam kesempatan itu Kepala Kantor meminta kepada Dirjen Bimas Hindu untuk memperhatikan penempatan pejabat Bimas Hindu di Kemenag Kabupaten Nabire beserta tenaga penyuluh dan guru agamanya, agar tidak terjadi kevakuman pelayanan dan pembinaan kepada umat.

Sementara itu Bupati Kabupaten Nabire, Isais Douw, S.Sos. MAP, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan Subhatama Dharma (Yashoda) Provinsi Papua yang telah membuka Lembaga Pendidikan Adi Widya atau sekolah setingkat SD berpola asrama ini.

Menurut Bupati apa yang telah dilakukan oleh Yashoda ini patut di apresiasi karena telah berperan secara langsung dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dikatakan untuk membangun Sumber daya manusia salah satunya melalui lembaga pendidikan yang dikelola secara berkualitas, Holistik, Transparan dan akuntabel.

“Dengan menerapkan Pendidikan Berpola Asrama, sangat membantu para siswa yang berdomisili di Kampung Bumi Raya maupun lingkungan sekitarnya untuk menempuh pendidikan, terutama bagi mereka dari kalangan keluarga yang kurang mampu”. Tegas Bupati.

Pasraman Adi Widya Sutasoma yang diresmikan oleh Dirjen Bimas Hindu yang ditandai dengan penandatangan batu prasti serta pengguntigan pita dan pembukaan pintu gedung sekolah oleh Bupati Nabire ini menelan dana pembangunan sebesar 1,3 Miliar yang merupakan bantuan dari Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI. Dengan realisasi pembangunan Gedung, pagar sekolah serta sarana pendukung lainnya.

Hadir dalam peresmian ini, Ketua PHDI Pusat, Direktur Pendidikan Hindu, Wakil Bupati, FORKOMPINDA Kabupaten Nabire, Pengurus Yashoda Papua dan sejumlah Tokoh Agama serta umat Hindu Kabupaten Nabire.

Sumber : http://papua.kemenag.go.id