
(Foto: Ilustrasi yoga)
Denpasar - Ada tujuh indikator bentuk kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang terus digaungkan oleh Parisada Hindu Dharma Indoneia (PHDI) Pusat untuk meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Di antaranya adalah melakukan ativitas fisik (yoga), mengkomsumsinsayur dan buath, tidak merokok, tidak mengkomsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban.
Untuk merealisasikan program tersebut, Sabtu (5/11) lalu, PHDI Pusat bekerjasama dengan Kemenkes RI menggelar Lokarya Germas PHBS di The Sultan Hotel dan resindence, Jakarta. Lokakarya tesebut dibuka Kepa Biro Dikemental Provinsi DKI Jakarta Hendra Hidayat dan dihadiri Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes, dr. Dedi Kuswenda, M.Kes., Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisny Bawa Tenaya serta tokoh masyarakat Hindu se-Jabodetabek. Sebelumnya, Lokakarya Germas PHBS juga digelar di Hotel Grand Inna Bali Beach pada 26 September 2016.
Ketua Panitia Lokakarya Ni Made Jendri, SKM., M.Si mengatakan, lokakarya ini adalah rangkaian kegiatan kerjasama dalam program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya peningkatan PHBS di rumah tangga desa binaan yang meliputi enam provinsi yaitu DKI Jakarta, Bali, Jateng, Jatim, Lampung, dan Sultra. Salah satu bentuk aktivitas fisik yang dilakukan masyarakat adalah yoga yang merupakan ajaran yang sangat populer di kalangan umat Hindu.
"Di Indonesia khususnya di Bali, mereka yang tertarik kepada yoga pada umumnya terdiri dari orang-orang yang memang gemar pada kesehatan dan hal-hal yang bersifat spiritual. Hal ini bisa dilihat dari mereka yang melakukan yoga baik sendiri maupun berkelompok di berbagai tempat. Hal ini menunjukkan Germas sudah semarak di Bali, jauh sebelum konsep Germas dibuat oleh Kemenkes," jelas Jendri, Senin (28/11) kemarin.
Jendri berharap dengan meningkatnya masyarakat untuk melakukan yoga, maka komitmen PHDI dan stakeholder terkait dalam meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat, dapat memberikan kontribusi percepatan terbentuknya masyarakat sehat yang mandiri.
Sebelumnya, Ketua PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, Lokakarya Germas sangat penting disosialisasikan, sehingga dapat diterapkan oleh umat Hindu se-Nusantara dalam program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. "Melalui kegiatan Lokakarya Germas dapat meningkatkan motivasi dan semangat bagi semeton kita umat Hindu sedharma agar lebih sadar akan kecintaan terhadap kebersihan. Dalam ajaran agama Hindu kita mengenal konsep Tri Hita Karana. Marilah kita terapkan bersama dan melalui sosialisasi Germas ini saya ingin mendorong terciptanya keharmonisan antarsesama dan kepedulian terhadap lingkungan makin meningkat," tegasnya.
Source: Bali Post, Selasa Pon 29 Nopember 2016