Jurusan Penerangan Agama Hindu STAH DNJ Gelar Acara "Pelatihan Penulisan Naskah Siaran Hindu Media Televisi"

Jakarta - Jurusan Penerangan Agama Hindu Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (STAH DNJ) menggelar acara "Pelatihan Penulisan Naskah Siaran Hindu Media Televisi" pada Senin 8 Juni 2015 di gedung Dharma Sevanam Pura Aditya Jaya Rawamangun.

Acara pelatihan penulisan naskah tersebut dimulai dari pukul 09.00 s/d 13.00 WIB yang diikuti oleh 25 peserta dari mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (STAH DNJ) Jurusan Keguruan dan Ilmu Pendidikan Agama Hindu dan mahasiswa Jurusan Penerangan Agama Hindu. Sebagai narasumber diundang Ketua Badan Penyiaran Agama Hindu (BPH) Pusat I Nyoman Widia, M.H, Ak, C.P.A, C.A, C.H, C.Ht.

Nyoman Widia mengatakan, acara pelatihan naskah ini merupakan wujud kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) antara Badan Penyiaran Hindu (BPH) Pusat dengan Sekolah Tinggi Agama Hindu Dharma Nusantara Jakarta (STAH DNJ). Ia mengatakan, pelatihan ini juga sebagai upaya untuk mengembangkan kreativitas mahasiswa sebagai generasi muda Hindu untuk bisa mengembangkan karya tulis mereka setelah mendapatkan teori di dalam kelas. "Ini merupakan MoU antara BPH Pusat dengan STAH Dharma Nusantara Jakarta," kata Nyoman Widia, saat dihubungi, Senin 8 Juni 2015.

Selain itu, kata dia, dengan adanya pelatihan penulisan naskah mahasiswa mampu menjadi manusia kreatif dan mampu menghasilkan karya-karya naskah yang semakin berkualitas. Ia mengatakan, nantinya dari hasil pengembangan kreativitas para mahasiswa diharapkan mampu menjadi bank naskah bagi Badan Penyiaran Hindu (BPH). "Nantinya ini akan menjadi bank naskah bagi BPH. Di kemudian hari BPH bisa dengan mudah mengambil dan memilih naskah," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengataan, acara ini juga bisa membuka pemikiran generasi muda Hindu yang ingin masuk ke Jurusan Penerangan Agama Hindu bahwa Jurusan Penerangan Agama Hindu tidak hanya akan menjadi juru penerang. "Mereka juga akan semakin menyadari bahwa Jurusan Penerangan Agama Hindu tidak sesempit yang mereka bayangkan. Yaitu hanya jadi penerang. Natinya bisa jadi penulis naskah, bekerja di Industri majalah. Dan bahkan penerbit buku-buku Hindu" jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara Pelatihan Naskah, Ni Putu Dewi Angereni mengatakan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi para mahasiswa dalam penulisan naskah siaran agama Hindu. "Para peserta bisa memahami karakteristik dan prinsip penulisan naskah siaran keagamaan Hindu. Selain itu untuk menyediakan naskah-naskah siaran Hindu yang berkualitas dari para intelektulitas Hindu khusunya yang lahir dari STAH," ujar Dewi.

Diakhir acara Nyoman Widia meminta kapada para pesrta untuk memberikan testimoni atau pesan dan kesan atas diselenggarakan acara tersebut. Berikut hasil testimoni yang berhasil di rangkum.

"Pesan"
"Para peserta berharap kegiatan pelatihan naskah ini kedepannya bisa dijadikan sebagai kegiatan rutin. Sehingga dapat menggali potensi dan kreativitas mahasiswa Hindu".

"Kesan"
"Para peserta mengaku senang dengan adanya acara "Pelatihan Penulisan Naskah Siaran Hindu Media televisi" karena dapat mengembangkan kreativitas menulis mereka. Pelatihan ini pun dinilai sangat bermanfaat dan memberikan ilmu pengetahuan serta wawasan mereka dalam menulis. Banyak juga dari mereka yang awalnya tidak berminat menulis, jadi tertarik untuk menuangkan karya pemikirannya dalam bentuk tulisan".

Source: Komang Agus Sukra A l Mahasiswa STAH Dharma Nusantara Jakarta