
Semarapura - Bertepatan hari Purnama sasih Karo, Kamis (30/7) kemarin, digelar upacara Aci Pangenteg Jagat di Pura Gelap Besakih, Karangasem. Hadir ratusan umat termasuk Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan Wakil Bupati Made Kasta. Upacara yang digelar setiap tahun untuk menjaga keseimbangan alam ini, berlangsung sampai Minggu (2/8) lusa.
Salah seorang panitia karya, Dewa Ketut Soma, di sela-sela persembahyangan mengatakan, Aci Pangenteg Jagat merupakan upakara rutin yang dilaksanakan Pemkab Klungkung setiap Purnama Karo di Pura Gelap, Besakih. Ritual ini digelar sebagai wujud bakti umat ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai penguasa alam semesta. Melalui pelaksanaan upakara ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan jagat. "Kita memohon keselamatan dan keseimbangan alam beserta isinya," ujarnya.
Karya Aci Pangenteg Jagat menggunakan sarana wewalungan seperti kerbau, kambing, dan angsa. Wewalungan ini terlebih dahulu disucikan melalui ritual Mapepada yang dilaksanakan sehari sebelumnya. Mengiringi ritual Aci Pangenteg Jagat juga dipentaskan tari Rejang Dewa, Topeng Sidakarya, dan Wayang Gedog.
Aci Pengenteg Jagat di Pura Gelap diisi persembahyangan bersama yang juga dihadiri segenap SKPD di lingkungan Pemkab Klungkung serta pamedek lainnya. Persembahyangan berlangsung kh-ikmad di-puput Ida Pedanda Gede Putra Tembau dari Geria Aan, Banjarangkan, dan Ida Pedanda Gede Purwa Gotama dari Geria Wanasari, Karangasem.
Sumber: Koran Bali Post, Jumat Umanis, 31 Juli 2015