
Mangupura - Krama Desa Adat Mengwi, Bandung menggelar karya mamukur dan mapandes massal yang dipusatkan di Wantilan Pura Dalem Desa setempat. Karya mamukur dan mapandes massal yang digelar untuk pertama kalinya bertujuan meringankan beban warga sehingga rencananya akan digelar secara berkelanjutan setiap tahun.
Warga dari 13 banjar adat dan 11 banjar dinas di Desa Adat Mengwi, Bandung bergotong royong ngayah di Pura Dalem desa setempat serangkaian Karya Mamukur, Mapetik dan Mapandes massal. Bendesa Adat Mengwi yang sekaligus Ketua Panitia Karya, Ida Bagus Anom mengatakan, rangkaian karya massal ini telah dimulai sejak 1 September 2015 dan puncaknya pada 13 dan 14 September 2015.
Pada 13 September 2015 dilaksanakan karya mamukur, karya mapralina, ngayut ke segara dan nyegara gunung. Sedikitnya 144 orang mengikuti kegiatan mapandes massal, sedangkan mamukur dan mapetik masing-masing diikuti 97 dan 187 peserta.
Karya mamukur/mapetik dan mapandes massal dilaksanakan secara gratis karena Desa Adat Mengwi memiliki dana yang jumlahnya sangat mencukupi. Dana tersebut berasal dari kas desa ditambah dana pembangunan desa dari LPD sehingga bisa dipergunakan untuk menggelar upacara massal secara gratis. Setelah sukses dengan pelaksanaan perdana, Desa Adat Mengwi berencana menggelar kegiatan serupa secara berkelanjutan setiap tahunnya.
Sumber: Koran Bali Post, Senin Umanis 14 September 2015