Musyawarah Nasional ke-5 Organisasi BERSAMA

 

Jarkata - Organisasi Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Wargatama (BERSAMA) menggelar Musyawarah Nasional (Munas ke-5) yang diselenggarakan di gedung IS Plaza, Jl. Pramuka Raya, Jakarta Timur, Sabtu (17/12/2016) kemarin. Munas ke-5 tersebut dihadiri oleh anggota perwakilan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Maluku dan Jakarta Raya. Munas ini membahas pembentukan sekaligus pemilihan Ketua Organisasi BERSAMA.

Dalam sambutannya Penasihat Organisasi BERSAMA Irjen Pol (Purn) Drs. IGM Putera Astaman mengatakan pembangunan nasional sebagai usaha mewujudkan cita-cita atau tujuan kemerdekaan Republik Indonesia hakekat nya adalah sarana untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya.

Ia menambahkan, atas dasar pemikiran tersebut diatas dan sebagai perwujudan kesadaran partisipasi masyarakat Indonesia untuk mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi bahaya penyalah gunaan Narkotika, Psikotripika dan zat aktif lainnya atau madat. “Organisasi Bersama adalah organisasi yang bersifat sosial dan nirlaba,” ucapnya.

Sementara itu, Deputi Pencegahan BNN RI, Brigjen Pol. Drs Ali Johardi Wirogioto SH dalam sambutannya mengimbau agar mengawasi pergaulan anak kita sejak dini. Ia mengatakan, bahaya narkoba ada di sekitar kita, banyaknya korban kekerasan korban pembunuhan dan korban pergaulan bebas di karenakan narkoba.

Ia melanjutkan, program umum ini, dimaksudkan untuk menetapkan sarana dan langkah-langkah partisipasi “Organisasi BERSAMA” selama 4 tahun mendatang dalam mengembangkan dan menetapkan upaya-upaya penanggulangan bahaya penyalahgunaan narkotika, Psikotripika dan zat aktif lainya (madat-red).

“Semakin eratnya hubungan kerjasama organisasi-organisasi kemasyarakatan di dalam satu mekanisme koordinasi dan konsultasi upaya penyalahgunaan Madat,” ucapnya.

Pembentukan dan Pemilihan Ketua

Dalam sidang pleno pembentukan pemilihan Ketua Umum Organisasi BERSAMA. Irjen Pol (Purn) Drs. IGM Putera Astaman terpilih lagi sebagai Ketua. Sebelumnya Putera Asteman pernah menjadi Ketua Umum Ke-3 pada tahun 1994-998 dengan pencapaian prestasi organisasi yang cukup signifikan.

Putera Astaman mengatakan, dirinya siap "Ngayah" untuk kemanusiaan. "Atas jatuhnya amanah ini kepada diri saya, saya siap "ngayah" untuk kemanusiaan dalam batas-batas kemampuan saya yang masih tersisa karena dimakan usia," ucapnya. Ia juga menyampaikan permohonan dukungan serta doa restu kepada semua pihak semoga dirinya mampu mengemban amanah yang sangat mulia ini.

Hadir mewakili Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat yaitu Sekretaris Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Bapak Nengah Darmawan, SH.

Oleh: admin
Source: mitrapol.com