
(Foto: Panglina TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. (tengah), Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (keempat dari kiri), Ketua Umum Panitia Nyepi Nasional Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M (keempat dari kanan), dan jajaran Panitia Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 foto bersama dengan salam Pancasila)
Cilangkap - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima audensi Panitia Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 beserta Ketua Umum Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya yang didampingi Ketua Umum Panitia Nyepi Nasional Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M., dan rombongan, bertempat di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (6/3/2018).
Dalam audensi tersebut Ketua Panitia Nyepi Nasional melaporkan secara umum rencana pelaksanaan Perayaan Hari Raya Nyepi yang akan dihadiri oleh Presiden R.I. Ir. Joko Widodo dan Wakil Presiden R.I. Yusuf Kalla, bertempat di GOR Ahmad Yani Mabes TNI yang akan direncanakan antara tanggal 6 s.d. 8 April 2018 mendatang. Adapaun tema Nyepi Nasional yaitu “Melalui Catur Brata Penyepian Kita Tingkatkan Soliditas Sebagai Perekat Keberagaman Dalam Menjaga Keutuhan NKRI”.
Menurut Ketua Panitia Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, dalam rangkaian kegiatan perayaan hari raya Nyepi yang jatuh pada tanggal 17 Maret 2018 yang akan datang memiliki empat pokok kegiatan yang akan dilaksanakan. Pertama Seminar Nasional yang sudah dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2018 yang dihadiri tokoh-tokoh lintas agama. Kedua, kegiatan ritual dengan upacara Tawur Agung Kesanga yang akan dilaksanakan tanggal 16 Maret 2018 di Candi Prambanan Jawa Tengah.
Ketiga, bhakti sosial dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2018 yang kegiatannya meliputi Saka Yoga Festival (yoga massal) diikuti oleh berbagai umat. Penyuluhan tentang bahaya narkoba, donor darah. Kemudian pada tanggal 25 Februari 2018 ada penanaman pohon di daerah Gunung Salak Bogor.
Sedangkan kegiatan keempat, puncaknya yaitu Dharma Santi seperti halal bihalal bagi umat Islam yang dilaksanakan di Mabes TNI yang akan direncanakan antara tanggal 6 s.d. 8 April 2018, dengan mengundang perwakilan negara sahabat yang ada di Indonesia, tokoh-tokoh lintas agama dan juga umat Hindu se-Jabodetabek.
“Dari kegiatan tersebut, output yang diharapkan adalah bagaimana kita bisa merekatkan keberagaman yang ada di republik tercinta ini untuk menjaga keutuhan NKRI,” imbuh Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya mengatakan, umat Hindu berkomitmen untuk menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia.
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyambut baik dan akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan perayaan hari raya Nyepi yang rencananya dilaksanakan di Mabes TNI, diharapkan pelaksanaannya direncanakan dengan baik.
“Saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan Panitia Nasional yang akan melaksanakan perayaan hari raya Nyepi di Mabes TNI, kami akan membantu sepenuhnya demi kelancaran acara tersebut, semoga berjalan dengan lancar dan tertib,” tutup Panglima TNI.

(Foto: Panglina TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. (tengah kanan), Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Mayjen TNI (Purn) Wisnu Bawa Tenaya (tengah kiri), Ketua Umum Panitia Nyepi Nasional Laksda TNI I Nyoman Gede Ariawan, S.E., M.M (ketiga dari kiri), dan jajaran Panitia Nasional Perayaan Nyepi Tahun Baru Saka 1940 diterima aduensi oleh Panglima TNI)

(Foto: Panitia Nasional Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940 beraudiensi dengan Panglina TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 6 Maret 2018)
Source: beritalima.com