
(Foto: analisadaily, Perayaan Nawaratri Seorang penari memeriahkan Perayaan Navaratri Shri Mariamman Kuil Jalan HM Said Gg India, Medan, Kamis (22/10/2015)
Medan - Ratusan umat Hindu Medan berkumpul di Shri Mariamman Kuil Jalan HM Said Gg India, Medan, merayakan dan memperingati Navaranti atau festival menghormati Dewi Ibu, Kamis 22 Oktober 2015 lalu. Perayaan tahun ini, pengurus Shri Mariamman Kuil mencampurkan berbagai kebudayaan untuk turut serta, seperti Reog Ponorogo dan Barongsai.
Pengurus Shri Mariamman, Wiluk menyatakan keikutsertaan budaya lain dalam perayaan yang juga disebut Nav Durga ini untuk menyatukan perbedaan. Bahwa dengan perbedaan tidak akan memecahbelah, tetapi sebaliknya menimbulkan keindahan dan kebersamaan yang hakiki.
Menurutnya, perayaan Navaratri dirayakan seluruh umat Hindu di dunia selama sembilan hari. Ada berbagai kegiatan keagamaan yang dilakukan mulai dari berdoa bersama, puasa, dan lainnya. "Umumnya, selama perayaan, umat Hindu bukan hanya mengharapakan kemakmuran maupun kesehatan, tetapi juga mendapatkan cinta, ketenangan pikiran, kedamaian dan Anandam atau kebahagian," terangnya.
Sedangkan pada puncak perayaan pada malam tersebut dilakukan pengarakan Dewi, mewakili Dewi Durga, Saraswati, dan Laksmi yang bersama-sama mewakili energi feminim memberikan perlindungan, cinta, kemakmuran dan pengetahuan untuk semua umat mereka. "Selama perayaan ini, umat Hindu akan terus memanjatkan doa untuk memuliakan para Dewi," tegasnya.
Kemeriahan perayaan tersebut bukan hanya dinikmati warga Hindu semata, tetapi masyarakat setempat terlihat berkumpul di pinggir jalan untuk melihat.
Sebelum mengarak The Divine Trinity of Dewi Durga, Lakshmi dan Saraswati di sepanjang Jalan HM Said Medan, berbagai acara keagamaan sudah lebih dahulu dilaksanakan di dalam kuil. Seperti, menyanyikan doa kemulian bagi para Dewi, kemudian dilanjutkan dengan persiapan Navaratri. Acara ditutup penampilan tarian klasik India, dan Barongsai.
Sumber: Majalah Raditya dan http://analisadaily.com