PHDI Minta Bupati Kudus Dirikan Tempat Ibadah Lintas Agama dalam Satu Kawasan

 

Kudus - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kab Kudus Minggu malam mengadakan ritual bulanan rutin di rumah jemaahnya dalam acara Purnama Tilem.

Puja bhakti dilakukan untuk mengucapkan syukur pada Sang Hyang Widi Wase (Tuhan Yang Maha Esa) atas anugerah-Nya pada umat Hindu dan bangsa Indonesia yang tetap toleran di tengah perbedaan beragama, khususnya di Kudus, Jateng. Toleransi tersebut berkat dukungan Pemkab Kudus dan warga Kudus.

Doa puja dipimpin sesepuh umat Hindu di Kudus I Dewa Agung Ketut Oka. Ketua PHDI Kudus, I Putu Dantra memohon kepada Bupati Kudus agar mendirikan tempat ibadah lintas agama dalam satu kawasan/area. “Harapannya, tempat ibadah multiagama itu dapat digunakan beribadah umat beragama sesuai agamanya,” kata dia.

Di sisi lain, kompleks itu dapat dijadikan miniatur toleransi lintas agama dan area wisata religi. Menurut Moh Rosyid, pegiat Komunitas Lintas Agama dan Kepercayaan Pantura (Tali Akrap) sudah saatnya, nilai-nilai toleransi yang diwariskan Sunan Kudus diwujudkan secara riil.

“Agar kenyamanan dan ketentraman hidup umat lintas agama dan kepercayaan Pantura lestari di Kudus dan dicontoh wilayah lain,” tandas dosen STAIN Kudus itu.

Source: suaramerdeka.com