
(Foto: Pura Dangkhyangan Rambut Siwi)
Negara - Pujawali di Pura Dangkhyangan Rambut Siwi akan berlangsung mulai Rabu (7/12) hingga Minggu (11/12) mendatang. Sejumlah persiapan telah dilakukan pihak pangempon dan para pemangku. Pelaksanaan Harian Ketua Pengempon Pura Dangkhayangan Rambut Siwi, I Gusti Made Sedana, mengatakan pujawali yang digelar setiap enam bulan sekali ini dimulai pada Rabu besok.
Menjelang pelaksanaan pujawali, rapat pangempon dan pakandel untuk membentuk panitia telah dilakukan. Selanjutnya, persiapan rangkaian (dudonan) pujawali, diawali dari matur piuning (ritual pemakluman) dilanjutkan nunas tirta (air suci) dibeberapa Pura Kahyangan Jagad yang ada di Bali, termasuk segara (laut) Rambut Siwi.
Selain itu, saat bersamaan juga dilaksanakan ritual pecaruan pamehayu segara yakni ngaturang pakelem berupa ayam dan bebek warna hitam sebagai ritual kurban kepala Dewa Wisnu dan Dewa Baruna selaku Dewa penguasa lautan. Acara ini dipimpin Jro Mangku Suardana selaku Pemangku Pura Tirta dan Segara Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi.
Setelah semua tirta dari beberapa Pura Kahyangan Jagad terkumpul, kemudian disemayamkan di Pura Taman Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi dan sehari menjelang pembukaan pujawali akan digunakan sebagai pasucian Ida Batara Sesuhunan sebagai manifastasi Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Keesokan harinya; tepat Buda Pancawara Umanis, Wuku Perangbakat berulah dilaksanakan ritual puncak pujawali yang akan di-puput beberapa sulinggih. Selanjutnya, Radite Pancawara Kliwon, Wuku Perangbakat akan digelar persembahyangan bersama dipimpin para pemangku dari masing-masing parahyangan yang ada di Pura Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi. Kemudian, diakhiri ritual panyineban pujawali tepat pukul 00.00 Wita.
Di kawasan Pura Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi terdapat sembilan parahyangan. Persembahyangan diawali dari Pura Pesanggrahan yang terletak di sebelah selatan jalan raya Denpasar-Gilimanuk, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Selanjutnya, di Pura Taman, kemudian di Pura Penataran, Pura Goa Dasar, Pura Tirtha lan Segara, Pura Melanting, Pura Pasimpangan Gading Wani, Pura Parsimpangan Dalem Ped dan terakhir di Pura Luhur.
"Pura Dangkahyangan Luhur Rambut Siwi adalah salah satu Pura Kahyangan Jagad di Bali, sehingga yang melakukan persembahyangan bukan saja umat yang ada di Bali, melainkan seluruh umat Hindu yang ada. Namun demikian, prosesi penyelenggaraan pujawali tetap dilakukan dengan sederhana," jelas I Gusti Made Sedana.
Source: Bali Post, Selasa Kliwon, 6 Desember 2016