Umat Hindu Sumsel Gelar Acara Sedekah Bumi dan Entas-entas

Tanah Abang - Umat Hindu Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan Upacara Sedekah Bumi dan Entas-entas di Candi Bumi Ayua Kec. Tanah Abang Kabupaten Pali, Minggu (2/8).

Ketua Brahwidya Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat, Ide Pandite Empu Jaya Acharya Nanda menjelaskan bahwa Upacara Entas-Entas ialah perayaan untuk menyempurnakan atau menyucikan keabdian arwah hidup atau leluhur umat Hindu sisa dari Kerajaan Sriwijaya, arwah leluhur tersebut penganut Siwa Bayrawatantrek dan Budha Bayrawatantrek yang merupakan korban dari peperangan runtuhnya dari Kerajaan Sriwijaya di Sumatera Selatan.

Upacara tersebut dipuput  atau  dipimpin oleh 6 (enam) Pandite dari Provinsi Bali dan Provinsi Sumatera Selatan.  Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Direktur Jendral  (Dirjen) Bimbingan Masyarakat  (Bimas) Hindu, Prof. Drs. I Ketut Widnya, MA. M.Phil, Ph.D, anggota DPD RI Perwakilan Bali, Dr. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III, Perwakilan PHDI Pusat, Mangku Astono Candra dan  Bupati Pali, Drs. H. Apriyadi M.Si serta ratusan umat Hindu yang datang dari  Provinsi lain.

Situs bumi ayu merupakan situs peninggalan agama hindu yang ada di pesisir sungai lematang, di hilir desa siku sebagai desa paling hilir di kecamatan tanah abang masih kawasan kabupaten pali yang dulu nya termasuk dalam Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan. Luas komplek percandian Bumi Ayu adalah sekitar 76 hektar dengan 9 buah candi yang terdapat di dalamnya. Candi-candi tersebut memiliki aliran siwa.

Sumber: http://sumsel.kemenag.go.id